Jumat, 04 Oktober 2013

Waspada! Gunung Kerinci Terus Sembulkan Asap Tebal



Aktivitas meningkat, asap tebal kerap terlihat menyembul dari puncak Gunung Kerinci. Sebagaimana diwartakan Liputan6.com, kondisi ini terjadi setelah gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) menggoncang barat daya Sumatera Barat yang getarannya terasa hingga Jambi, Riau, serta Singapura, Kamis (2/6).


Menurut Kepala Pusat Data info serta Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, semenjak Jumat (3/6) asap kelabu setinggi 400 - 500 meter terlihat keluar dari atas gunung itu dengan tekanan condong ke arah timur serta barat. "Kondisi seismisitas berdasarkan pos pengamatan Gunung Kerinci PVMBG, tremor menerus dengan amplitude 0,5 2 mm mayoritas 1 mm," kata Sutopo dalam pesan tertulis, Sabtu (4/6), pada Liputan6.com.

Amplitudo itu dinilai tak terlalu besar bila dibandingkan dengan letusan Gunung Bromo atau Gunung yang mencapai 30 mm. "Letusan Gunung Kerinci menyebabkan hujan abu tipis di Desa Sungai Sikai serta Desa Tangkil Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dengan ketebalan sekitar 0,01-0,05 mm," jelasnya, sebagaimana diwartakan Liputan6.com.

Tak ada peningkatan, status Gunung Kerinci tetap Waspada (level II) semenjak 9 September 2007. "Rekomendasi dari PVMBG merupakan masyarakat di sekitar Gunung Kerinci serta pengunjung/wisatawan tak diperbolehkan mendekati kawah di puncak Gunung Kerinci dalam radius tiga km dari puncak kawah aktif," imbau Sutopo, sebagaimana diwartakan Liputan6.com.

Di samping itu, masyarakat pun dilarang beraktivitas dalam radius bahaya di sekitar Gunung Kerinci. "Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Belum perlu ada pengungsian karena zona merah yang ditetapkan di dalam radius 3 km. Sementara permukiman terdekat berada sekitar 8 km dari puncak kawah. Masyarakat tetap aman serta dapat melaksanakan aktivitas sehari-sehari," jelas Sutopo, kayak dimuat Liputan6.com.

Sumber : liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar