Kamis, 17 Oktober 2013

Idola Baru Di Jepang! Penarik Becak Tampan Bikin Cewek Jepang Meleleh


Enggak cuma Indonesia yang punya tukang tambal ban cantik atau polisi ganteng. Jepang pun tak mau kalah, karena mereka pun punya penarik becak tampan.

Mungkin bila kamu bertanya ke cewek perihal tipe profesi laki-laki yang mereka sukai mungkin jawabannya akan hampir sama, dapat aktor karena memiliki wajah rupawan, atau olahragawan yang memiliki badan atletis atapun profesi yang menjanjikalaun penghasilan tinggi kayak pilot, bankir serta dokter. tetapi di mata cewek-cewek Jepang, ada satu lagi profesi yang dapat menarik perhatian mereka yaitu penarik becak! Bukan penarik becak sembarangan, tetapi mereka ini merupakan penarik becak tampan.


Meskipun sekarang Jepang merupakan salah satu negara maju di dunia, khususnya kemajuan dalam mode transportasinya. Terbukti tiap tahun, Jepang bisa memproduksi jutaan kendaraan bermotor yang kemudian diekspor ke aneka macam negara. tetapi Jepang masih amat peduli terhadap mode transportasi tradisional kayak becak yang belakangan jadi idola baru bagi cewek-cewek Jepang.

Shafu atau dikenal pun dengan nama Jinrikisha danshi merupakan sebutan untuk penarik becak tradisonal Jepang. Mereka biasanya amat ramah pada para penumpangnnya, tak terkecuali dengan turis-turis yang ingin menikmati suasana kota Jepang dengan menaiki becak tradisonal. Selain terkenal ramah, para shafu biasanya pun memiliki paras mengagumkan serta badan atletis. Ini tak telepas karena mereka menggunakan kekuatan otot-ototnya dalam bekerja. pasti aja perihal ini jadi nilai tambah seorang diri sehingga dapat menarik tak sedikit perhatian cewek Jepang.

Nyatanya beberapa shafu ini tak cuma berprofesi sebagai penarik becak. Beberapa dari mereka memiliki profesi lain yang tak kalah keren. Contohnya merupakan Yuki Sakmoto seorang shafu yang berprofesi pun sebagai atlet martial art serta pemiliki gelar Japan’s Super Welterweight Shoot Boxing. Selain itu, profesi sampingan para shafu ini di antaranya seniman, aktor serta komedian.

Biasanya para shafu dapat ditemukan di daerah-daerah dengan tempat wisata yang tak sedikit dikunjungi para turis kayak Asakusa di Tokyo atau Kamakura di Kanagawa. Bahkan dalam beberapa hari ke depan, rencanya akan diterbitkan sebuah buku yang didedikasikan khusus untuk para shafu di tempat Asakusa di Tokyo. Buku itu berjudul Asakusa Jinrikisha Danshi. Buku itu berisi wawancara dengan para shafu yang berdomisili di Tokyo serta peta panduan untuk berkeliling tempat-tempat menarik di Asakusa kayak tempat masakan ataupun spot foto yang unik.

Tentu aja bagi cewek yang jomblo, dibanding menunggu pangeran yang menunggangi kuda putih alangkah baiknya kamu menaiki becak tradisional Jepang yang di mana dikemudikan oleh penarik becak tampan. Siapa tau itu nyatanya merupakan jodoh kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar