Senin, 14 Oktober 2013

Ini Penyebabnya Produk Jepang Di Indonesia Kian Tergusur Oleh China


Produk Jepang kian tergusur oleh China- Belakangan ini di Negara Indonesia sedang gempar dengan pemberitaan tentang banyaknya perusahaan Jepang untuk menutup pabriknya. Namun hal itu semua kebalikannya dari China, akhir-akhir ini banyak sekali perusahaan China yang menanamkan investasi di Negara Indonesia. Salah satunya adalah produsen otomotif SAIC-GM-Wuling yang saat ini membangun pabrik mobil di Jawa Barat dengan dana investasinya 9,7 triliun rupiah.


Selain produk Jepang kian tergusur oleh China, sebentar lagi perusahaan dari China juga akan mengakui pabrik mesin cuci dan televisi milik Toshiba yang ada di Indonesia. Akan tetapi hal tersebut berkebalikan dengan perusahaan asal Negeri Sakura ini justru akan mengurangi produksinya, dan bahkan ada beberapa pabrik yang akan ditutup di Indonesia. Hal ini disebabkan karena produk yang dikelola oleh perusahaan Jepang sudah tidak update lagi dan sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman.

Selain itu dari segi managemen perusahaan dari Jepang ini sudah tidaklah dinamis. Senioritaspun dari perusahaan Jepang juga masih tinggi, jadi pengambilan keputusan menjadi sangat lambat. Hal itulah salah satu penyebab produk Jepang kian tergusur oleh China.

Tidak hanya itu, bagi kaum muda yang ada di perusahaan Jepang tidak diberi kesempatan untuk menyalurkan ide-ide mereka yang kreatif untuk perkembangan berbagai produknya sehingga hal tersebut akan mengakibatkan produk Jepang kian tergusur oleh China.  Dan dari segi harganya, berbagai produk yang dihasilkan oleh perusahaan Jepang dibandrol dengan harga yang relatife mahal. Sehingga warga Indonesia masih berfikir ulang untuk membeli produk yang dihasilkan oleh perusahaan Jepang tersebut.

Beda lagi dengan produk-produk yang di hasilkan oleh perusahaan China. Walaupun produk keluaran China ini tidak sebagus produk keluaran perusahaan Jepang, akan tetapi China berani membandrol harga yang lebih murah dibandingkan dengan Jepang. Dan bagi warga Indonesia harga merupakan sebuah pertimbangan yang paling penting, serta warga Indonesia lebih memilih harga yang lebih murah dibandingkan dengan kualitasnya. Oleh sebab itu produk Jepang kian tergusur oleh China.

Sementara itu, dari sisi ketenagakerjaan, upah untuk pekerja Jepang lebih tinggi dibandingkan upah pekerja China. Untuk pekerja Jepang dengan tingkat pendidikan S1 di Jepang akan mendapatkan gaji sebesar 22 juta rupiah untuk perbulannya. Dan dengan hal tersebut akan dinilai juga sebagai sebuah beban untuk biaya produksi bagi perusahaan Jepang. Tapi dibandingkan dengan China, soal gaji bagi pekerja Jepang masih jauh lebih unggul dibandingkan dengan China. Karena China untuk para pekerjanya gajinya masih ada yang setara dengan upah minimum di Negara kita. Jadi itulah sebabnya kenapa produk Jepang kian tergusur oleh China, karenanya para pekerja perusahaan Jepang di Indonesia kini mulai menganggur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar